6 Penyebab Terjadinya Obesitas / Kelebihan Berat Badan

Apa itu obesitas ? Obesitas adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berat badan yang jauh lebih besar daripada apa yang dianggap sehat. Seseorang bisa disebut sebagai obesitas saat berat badannya 20% atau lebih di atas berat badan normal. Dengan kata lain, obesitas merupakan proporsi kelebihan lemak tubuh total.

Penyebab obesitas - kelebihan berat badan

Untuk memahami terjadinya obesitas (obesity) dan kelebihan berat badan (over weight), caranya cukup mudah. Begini rumus sederhananya. Jika "masukan harian" Anda lebih dari "output harian"-nya, maka kemungkinan besar, cepat atau lambat, akan kelebihan berat badan atau obesitas.

Jadi, obesitas terjadi ketika seseorang mengkonsumsi kalori lebih banyak dari pada yang dia bakar. Bagi banyak orang ini disimpulkan sebagai makan terlalu banyak dan terlalu sedikit berolahraga. Tapi ada faktor lain yang juga berperan dalam obesitas.

Beberapa penyebab terjadinya obesitas

#1. Umur : Sejalan bertambahnya usia, tubuh memetabolisme makanan lebih perlahan, sehingga pengeluaran kalori juga rendah.

#2. Gender : Wanita tampaknya cenderung lebih mudah kelebihan berat badan atau obesitas daripada pria.

#3. Genetika : Obesitas bisa terjadi karena faktor keturunan atau keluarga, yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

#4. Alasan Psikologis : Orang-orang yang mengalami emosi negatif seperti kebosanan, kesedihan, atau kemarahan cenderung makan secara berlebihan, dengan demikian akan meningkatkan risiko menjadi gemuk.

#5. Penyakit : Pada kondisi tertentu seperti hipotiroidisme, depresi, dan beberapa penyakit otak  bisa membuat orang makan berlebihan.

#6. Obat : Steroid dan beberapa anti-depresi bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang berlebihan.

Jika kita ingin berhasil mengatasi masalah obesitas atau kelebihan berat badan, maka harus diketahui dahulu apa penyebabnya. Setelah itu, baru dapat diambil tindakan apa yang paling cocok untuk menormalkan berat badan tersebut.

Untuk menurunkan berat badan dengan cepat dan efektif, salah satu anjuran sederhana dari para ahli adalah, lakukan aktifitas fisik setidaknya 30 menit setiap hari, makan makanan yang seimbang dan rendah lemak, serta diet rendah karbohidrat.

Fenomena obesitas di seluruh dunia 

Tahukah Anda bahwa obesitas kini menjadi salah satu masalah kesehatan “paling umum” yang dihadapi orang di seluruh dunia? Jangan kaget, obesitas itu penyakit yang serius lho.

Di seluruh dunia, diperkirakan kini sekitar 750 juta jiwa mengalami kelebihan berat badan lebih dari 300 juta orang lainnya mengalami obesitas. Di USA saja, menurut survei terakhir, sekitar 60% orang dewasa Amerika kelebihan berat badan, yaitu 39.800.000 orang.

Obesitas dan kelebihan berat badan adalah penyebab utama kematian kedua yang dapat dicegah di Amerika Serikat, demikian laporan kesehatan US National Institutes. Diperkirakan 300.000 kematian per tahun disebabkan oleh obesitas.

Efek obesitas yang hampir sama ditemukan di Inggris. Sekitar 46% pria di Inggris dan 32% wanita kelebihan berat badan dan 17% tambahan laki-laki dan 21% wanita dianggap menderita obesitas.

Perbedaan obesitas dengan kelebihan berat badan

Banyak orang percaya bahwa kelebihan berat badan dan obesitas ini identik atau sama. Pada  kenyataannya kedua istilah itu berbeda.

• Seorang individu disebut kelebihan berat badan (over weight) ketika BMI-nya adalah 25-29,9

• Seorang individu disebut obesitas (obesity) ketika BMI-nya 30 atau lebih.

Pertanyaannya apa itu Body Mass Index (BMI) ? BMI atau Indeks Massa Tubuh adalah standar internasional untuk menentukan berat badan seseorang sesuai dengan tinggi badannya. Atau bisa juga dikatakan bahwa BMI adalah rasio berat badan terhadap tinggi badan seseorang.

Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami obesitas atau tidak, para ahli sekarang percaya bahwa index massa tubuh seseorang (body mass index - BMI) adalah cara pengukuran yang paling akurat.

0 Response to "6 Penyebab Terjadinya Obesitas / Kelebihan Berat Badan "

Posting Komentar

Silakan meninggalkan komentar yang relevan. Jangan menaruh LINK dalam komentar. ataupun komentar SPAM

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *