Pemanasan Global dan Dampaknya Bagi Kesehatan


Pengertian pemanasan global. Pemanasan Global (global warming) adalah proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi akibat kerusakan hutan ataupun meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca. Selama satu abad terakhir suhu rata-rata bumi telah naik antara 0.74 ± 0.18 °C.

Dampak pemanasan global bagi kesehatan

Pemanasan global berdampak luas pada terjadinya berbagai perubahan di bumi seperti naiknya permukaan air laut, perubahan iklim dan cuaca ekstrim, ekosistem pantai, serta  volume dan pola turunnya hujan / salju (precipitation).

Selanjutnya dampak pemanasan global lainnya adalah menurunnya hasil pertanian baik secara kualitas maupun kuantitas, mencairnya gletser di kutub utara dan kutub selatan, punahnya berbagai macam spesies binatang serta mempengaruhi kesehatan manusia.

Dampak pemanasan global bagi kesehatan

Global warming berdampak buruk bagi keseimbangan ekosistem, dan kesehatan umat manusia. Beberapa dampak pemanasan global bagi kesehatan, misalnya adalah :

#1. Penyakit infeksi

Perubahan iklim berdampak pada munculnya beberapa jenis penyakit infeksi baru seperti ebola, flu burung, dan beberapa penyakit hewan yang dapat menular kepada manusia. Penyakit yang paling rentan terjadi di Indonesia adalah penyakit degeneratif dan penyakit menular. Hal ini dapat dengan cepat berkembang pada masyarakat yang kondisi gizi kurang baik dan kondisi kesehatan lingkungan yang kurang memadai. (Dr. Wan Alkadri, Msc.)

#2. Penyakit saluran pernapasan 

World Health Organization juga menyatakan dampak pemanasan global lainnya adalah penyakit saluran pernapasan. Bettina Menne, anggota WHO divisi Eropa mengatakan, "Gelombang panas menyebabkan jumlah materi dan debu di udara meningkat," Suhu udara yang semakin hangat juga membawa penyakit alergi.

Ancaman penyakit saluran pernapasan ini juga diperburuk dengan banyaknya kebakaran hutan baik disengaja ataupun karena panasnya cuaca.

#3. Penyebaran penyakit DBD dan malaria

Pemanasan global berdampak pada semakin singkatnya siklus perkawinan dan pertumbuhan nyamuk dari telur menjadi larva dan nyamuk dewasa. Akibatnya, jumlah populasi nyamuk berkembang sangat cepat. Ini terutama terjadi di kawasan Afrika dan Asia. Dua penyakit serius akibat gigitan nyamuk adalah penyakit malaria dan demam berdarah dengue (DBD). Kedua penyakit ini sangat sensitif terhadap perubahan iklim. 

Kita sudah merasakannya langsung ganasnya kedua penyakit tersebut, yakni tingginya angka korban penderita demam berdarah dan malaria dibeberapa daerah..

#4. Penyakit akibat penipisan lapisan Ozone 

Gambar pemanasan global / global warming

Akibat buruk pemanasan global juga terjadi karena penipisan lapisan ozone, seperti meningkatnya intensitas sinar ultra violet. Intensitas sinar UV yang mencapai permukaan bumi menyebabkan gangguan terhadap kesehatan, seperti kanker kulit, katarak, penurunan daya tahan tubuh, pertumbuhan mutasi genetik, dan memperburuk penyakit-penyakit umum asma dan alergi 

#5. Penyakit yang berhubungan dengan panas

Berikutnya pemanasan global juga bisa mengakibatkan terjangkitnya penyakit yang berkaitan dengan panas (heat stroke), terutama pada lansia dan anak-anak. Suhu yang panas juga bisa menyebabkan kegagalan sektor pertanian, sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi.

Selanjutnya perubahan iklim dan naiknya permukaan air laut dapat menyebabkan berbagai bencana alam seperti banjir, badai topan dan kebakaran. Dan bencana alam hampir selalu disertai dengan migrasi penduduk ke kantong-kantong pengungsian.

Di tempat pengungsian ini sering muncul penyakit, seperti : diare, gatal-gatal dan penyakit kulit lain, kurang gizi, defisiensi mikronutrien, trauma psikologis, dan lain-lain.

Upaya untuk mengurangi dampak pemanasan global

Untuk mengurangi dampak pemanasan global tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan harus dengan melibatkan banyak pihak. Karena ini memang membutuhkan kesadaran dan partisipasi semua elemen masyarakat.

Dalam kehidupan sehari-hari yang bisa kita lakukan untuk mengurangi dampak global warming ini misalnya : mematikan perangkat kantor, komputer, dan lampu saat istirahat atau tidak digunakan, pakai peralatan hemat energy, menghemat kertas, hemat pemakaian tisu, mengurangi pemakaian AC dll.

Selain itu juga menutup kran air dengan rapat, hemat air untuk mandi, gunakan mesin cuci hanya jika cucian banyak, panaskan air untuk minum seperlunya, menanam pohon di halaman dll.

Disaat bepergian kurangi pemakaian mobil pribadi dan pakai kendaraan umum atau cukup dengan sepeda, matikan mobil jika menunggu lebih dari setengah menit, memanaskan mobil seperlunya saja, rajin merawat mesin  kendaraan dll.

Upaya diatas mungkin cuma “langkah kecil” yang kurang berarti, namun itu akan menjadi “lompatan besar” yang sangat bermakna jika kita melakukannya bersama-sama.

0 Response to "Pemanasan Global dan Dampaknya Bagi Kesehatan "

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *