Medical Check Up Karyawan : Jenis-jenis, Manfaat dan Cara Mempersiapkannya


Definisi medical checkup. Apa arti medical check up ? Medical checkup adalah pemeriksaan kesehatan (berkala) secara menyeluruh yang mencakup pemeriksaan fisik, laboratorium, dan penunjang diagnostic lain untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang dalam jangka waktu tertentu.

Lulus pemeriksaan kesehatan biasanya menjadi prasyarat bagi penerimaan karyawan atau siswa asrama. Jika lulus diterima, jika gagal tidak diterima. Karena itu medical checkup sering membuat cemas bagi calon peserta yang jarang olahraga, badan kegemukan ataupun perokok.

Tapi sesungguhnya, medical checkup tidak perlu dicemaskan. Dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya maka kemungkinan lolos tes kesehatan tersebut sangat besar.

Cara mempersiapkan medical checkup karyawan

Nah, bagaimana cara mempersiapkan medical checkup agar calon peserta lolos tes kesehatan tersebut yuk simak tipsnya dibawah ini. Namun sebelum itu perlu diketahui juga jenis-jenis medical checkup serta manfaatnya.

Jenis-jenis medical check up karyawan

Medical check up karyawan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu :

#1. Pre-employment medical checkup atau medical check up pra-kerja, yaitu pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan sebelum peserta diterima sebagai karyawan.

#2. Regular medical checkup atau medical check up berkala, yaitu pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan setelah melewati periode tertentu (biasanya setahun sekali). Tujuannya untuk mengetahui potensi bahaya dan risiko di lingkungan kerja terhadap karyawan pada umumnya.

#3. Special medical checkup atau pemeriksaan kesehatan khusus. Yaitu pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh pekerjaan terhadap karyawan atau golongan pekerja tertentu. Jenis medical check up ini biasanya dilaksanakan terhadap:

- Karyawan yang mengalami kecelakaan kerja atau punya penyakit yang memerlukan perawatan lebih dari 2 minggu.
- Karyawan pria dan wanita yang berumur lebih dari 40 tahun, serta pekerja penyandang disabilitas.
- Karyawan yang diduga punya masalah kesehatan tertentu dan perlu dilaksanakan pemeriksaan kesehatan khusus.
- Golongan pekerja tertentu, seperti pekerja offshore, pilot, atau untuk driver.

Tujuan dan manfaat medical Check Up karyawan

Tujuan diadakannya medical checkup karyawan adalah untuk mengetahui kondisi kesehatan terkini dari karyawan yang bersangkutan. Dari hasil tes kesehatan itu, selanjutnya diperoleh manfaat medical checkup yaitu :

#1. Untuk mengurangi kecelakaan dan resiko sakit akibat kerja, karena kemampuan karyawan dalam bekerja sudah diantisipasi.

#2. Untuk mengetahui secara dini munculnya gangguan kesehatan, sehingga dapat meminimalkan risiko kerja dan memudahkan penanganannya.

#3. Meningkatkan kesadaran karyawan untuk selalu mematuhi peraturan K3 di perusahaan, seperti menggunakan alat pelindung diri (APD).

Yang perlu dipersiapkan sebelum medical Check Up 

Sebelum melakukan medical checkup, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh calon karyawan, diantaranya :

#1. Berpuasa selama 8 – 12 jam, biasanya lama puasa tergantung pada jenis pemeriksaan kesehatannya.

#2. Tidur yang cukup. karena kurang tidur dapat berpengaruh buruk pada hasil medical check up. Misalnya yang terkait dengan tekanan darah, denyut jantung, dan suhu tubuh. Tidurlah minimal 6 jam sebelum medical check up.

#3. Pakai baju lengan pendek, agar memudahkan dalam pengambilan sampel darah pada lengan bagian atas.

#4. Jika pernah atau sedang ada masalah kesehatan, peserta tes kesehatan dianjurkan untuk membawa hasil pemeriksaan sebelumnya, misalnya foto rontgen.

Setelah itu apa ? … Tunggu hasil tes.

Hasil dari medical checkup dapat dievaluasi oleh dokter setempat, dapat juga oleh dokter perusahaan. Terkait hasil medical checkup bagi karyawan ini ada beberapa kriteria :

#1. Fit to work / Fit for the job. Karyawan dinyatakan sehat dan aman untuk melakukan pekerjaannya.

#2. Fit with restriction. Karyawan dinyatakan dalam kondisi sehat untuk melakukan suatu pekerjaan, namun dengan beberapa pembatasan demi kesehatan yang bersangkutan.

#3. Temporary unfit. Karyawan dinyatakan memiliki gangguan kesehatan yang cukup berisiko bagi pekerjaannya, namun bila cepat ditangani kondisinya dapat membaik.

#4. Permanent unfit. Karyawan dinyatakan tidak dapat melakukan pekerjaan karena berisiko bagi dirinya ataupun bagi rekan kerjanya.

Tips memilih paket medical checkup

Biaya medical checkup yang bagus biasanya tidak murah. Jika ditanggung perusahaan tentu Anda tak perlu repot memikirkan pilihan paket dan biayanya. Namun jika harus menanggungnya dengan biaya sendiri, maka inilah tips dalam memilih paketnya : 

#1. Memilih paket medical checkup jangan hanya berdasarkan nama paket dan harganya saja, melainkan dengan membandingkan detail pemeriksaan pada setiap paket yang ditawarkan.

#2. Pilih laboratorium yang profesional dan mengutamakan mutu. Yaitu laboratorium medik yang memenuhi persyaratan khusus untuk mutu dan kompetensi.

#3. Konsultasikan rencana pemeriksaan dan jenis pemeriksaan yang dibutuhkan pada dokter langganan Anda. Mintalah rekomendasi tempat medical checkup yang bagus, termasuk evaluasi terhadap hasil pemeriksaan itu nantinya.

Nah, persiapkan diri Anda dengan sebaik mungkin jelang medical checkup, sehingga hasilnya nanti sesuai dengan yang diharapkan.

0 Response to "Medical Check Up Karyawan : Jenis-jenis, Manfaat dan Cara Mempersiapkannya"

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *